Manfaat Dan Pentingnya Komunikasi Antara Ibu dan Janin

Cara Dan Manfaat Komunikasi Ibu dan Janin – Hai Bunda, jumpa kembali dengan cintamela.info. Kali ini kita akan membahas mengenai pentingnya menjalin komunikasi dengan janin yang ada didalam kandungan. Di televisi, kita sangat sering menjumpai seorang ibu hamil yang memasang lagu klasik untuk menenangkan diri sekaligus untuk berkomunikasi dengan bayi yang ada dalam perutnya. Memangnya apasih manfaat seorang ibu hamil melakukan hal itu untuk janinnya? Menurut dokter spesialis kandungan, memperdengarkan musik klasik untuk janin memang memberi pengaruh yang besar terhadap perkembangan otak sang calon bayi. Hal itu terjadi lantaran musik klasik dapat memberi ketenangan pada sang ibu sehingga bayi yang ada didalam kandungan juga merasa tenang dan nyaman. Apalagi ibu hamil pasti akan merasakan kondisi tubuh yang cepat lelah. Karena itulah musik klasik yang menenangkan jiwa dapat menjaga tumbuh kembang otak bayi didalam kandungan.

Selain menggunakan musik klasik, ibu hamil juga berkomunikasi dengan bayinya dengan cara mengajaknya berbincang. Berbincang dengan bayi dalam kandungan dapat merangsang tumbuh kembang kecerdasan otaknya dan juga merangsang kecerdasan emosionalnya. Hal tersebut terjadi karena bayi dan ibu berada dalam satu tubuh yang sama. Selain dapat merangsang perkembangan otak buah hati, berkomunikasi dengan cara berbicara dengan janin juga dapat meningkatkan hormon yang dapat membuat sang ibu selalu merasakan kebahagiaan.

Cara berkomunikasi ibu dan janin

Disamping itu, para dokter spesialis kandungan belum dapat membuktikan efek yang sama, apabila komunikasi tersebut dilakukan oleh sang ayah. Sekalipun ada yang mengatakan hal itu benar, dokter menyatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang subyektif. Jadi, dalam ilmu kedokteran ibulah yang memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang otak sang anak.

Ketika seorang ibu berhasil melakukan komunikasi dengan janinnya, peredaran darah yang mengalir dalam tubuh ibu tersebut akan menjadi sangat lancar. Alhasil, perkembangan bayi yang ia kandung akan sangat baik dan saat terlahir, bayi tersebut akan menjadi bayi yang sehat.
Para dokter spesialis kandungan menyarankan agar ibu memulai melakukan komunikasi dengan bayi yang dikandungnya ketika usia kandungannya menginjak 12 – 24 minggu. Kemudian ibu dapat terus melanjutkan komunikasi tersebut hingga bayi dalam kandungan berusia 24 hingga 40 minggu. Mereka menjelaskan, dengan menjalin komunikasi pada saat yang tepat, bayi akan lebih mudah menerima apa yang ibu katakan kepadanya. Hal ini terjadi lantaran bayi pada usia tersebut sudah menunjukkan adanya respon berupa gerakan – gerakan yang dapat dirasakan oleh seorang ibu.

Terkait : Cara Mengatasi Dan Mencegah Ruam Popok Pada Bayi

Itulah Bunda, mengapa menjaga komunikasi dengan janin adalah hal yang sangat penting. Namun, ingat ya, perkembangan otak bayi tidak hanya bergantung pada komunikasi ibu dan bayi saja. Tetapi juga bergantung pada asupan gizi yang ia terima. Untuk itu, jaga komunikasi dan perhatikan asupan gizi dengan bayi yang ada dalam kandungan agar otak mereka menjadi cerdas.

Cukup sekian Bunda artikel mengenai cara dan pentingnya manfaat komunikasi antara ibu dan janin, bila berkenan Kami ingin Bunda membagikan artikel ini melalui media social Bunda terima kasih, semoga bermanfaat

TAG

##############################,Cara berkomunikasi dengan bayi dalam kandungan,cara berkomunikasi dengan janin 5 bulan
Manfaat Dan Pentingnya Komunikasi Antara Ibu dan Janin | Balqish Annur Qaishah | 4.5